Showing posts with label Confusing Words. Show all posts
Showing posts with label Confusing Words. Show all posts

Friday, December 20, 2019

Perbedaan Penggunaan Other Dan Another

Perbedaan Penggunaan Other, Others, The Other, The Others, dan Another – Ketika anda mempelajari bahasa inggris, tentu kalian sering sekali menemukan kata-kata yang menyerupai satu dengan yang lainnya namun mempunyai makna yang sama dengan penggunaan yang berbeda-beda, hal ini akan menjadikan kebingungan. Contoh kata-kata yang menyerupai mirip “have, has, had”, “a, an”, “believe, beliefe”, “even, event”, dan masih banyak lagi.

Salah satu kata yang menyerupai namun mempunyai penggunaan yang berbeda-beda yaitu kata other dan another. Kata other dan another bahwasanya berasal dari satu kata, yaitu other. Seperti halnya kata have, has, dan had yang bersumber pada kata have.

Other terbagi menjadi dua yaitu other dan another, kata other sanggup di kembangkan menjadi others, the other, dan the others. Tiap-tiap kata tersebut penggunaannya berbeda-beda, secara garis besar penggunaannya terbagi menjadi dua, yaitu di gunakan sebagai adjective (kata sifat) dan juga di gunakan sebagai pronoun (kata ganti).

Arti Kata Other
Sebelum pembahasan masuk pada perbedaan penggunaannya, alangkah baiknya terlebih dahulu anda memahami dengan seksama arti dari kata other, others, the other, the others, dan another. Setiap kata tersebut mempunyai arti “lain/lainnya” namun sedikit berbeda maknanya.
Other/anotherContoh Maksudnya
AnotherAnother bagMaksudnya ada satu suplemen tas lainnya terlepas dari tas yang sebelumnya.
Other/othersOther bagsMaksudnya ada beberapa suplemen tas lainnya terlepas dari tas yang sebelumnya.
The other/the othersThe other bagSisa tas yang ada selain tas yang sebelumnya.
Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan search, look for, dan seek.

Perbedaan Penggunaan Kata Other dan Another
Untuk menjelaskan letak perbedaannya dari setiap kata, akan lebih gampang kalau anda mempelajari masing-masing penggunaannya.

 tentu kalian sering sekali menemukan kata Perbedaan Penggunaan Other dan Another
Di gunakan sebagai kata sifat (adjective)
Tidak semua kata sanggup di gunakan sebagai kata sifat, kata other yang sanggup di gunakan sebagai kata sifat yaitu kata another, other, dan kata the other. Kata-kata ini akan di ikuti oleh noun (kata benda), another untuk singular noun (tunggal), other untuk plural noun (jamak), sedangkan the other sanggup di gunakan untuk singular noun maupun plural noun.

Sebagai contoh:
  1. Another cat
  2. Other cats
  3. The other cat
  4. The other cats
Contoh dalam sebuah kalimat:
In my house there are six cats, one belongs to my brother, another cat belongs to my mother, other cats belongs to my sister, and the other cat belongs to me. (Di rumah aku ada enam kucing, satu di miliki oleh saudara laki-laki saya, satu kucing lainnya di miliki oleh ibu saya, beberapa kucing lainnya di miliki oleh saudara wanita saya, dan satu sisanya di miliki oleh saya.)

Perhatikan pada penggalan yang terakhir, yaitu “and the other cat belongs to me”, ini menunjukan bahwa kucing satu sisanya yaitu milik saya. Berbeda halnya kalau “and the other cats belongs to me”, artinya ada beberapa sisa kucing (lebih dari satu) yang merupakan milik saya.
Advertisement




Di gunakan sebagai kata ganti (pronoun)
Kata yang sanggup di gunakan sebagai kata ganti yaitu kata another, others, the other, dan juga kata the others. Penggunaan sebagai kata ganti ini tidak di ikuti dengan noun, namun justru mengganti keberadaan noun. Another untuk mengganti noun tunggal, others untuk jamak, the other untuk tunggal, dan the others untuk jamak.

Jika dalam penggunaan sebagai adjective di atas di contohkan memakai noun berupa cat,dalam penggunaan ini cat akan hilang tanpa menghilangkan maknanya.

Sebagai contoh:
In my house there are six cats, one belongs to my brother, another belongs to my mother, others belongs to my sister, and the others belongs to me.

Pada penggalan terakhir “and the others belongs to me”, artinya ada beberapa sisa kucing lainnya yang merupakan milik saya.

Lebih Banyak Contoh Kalimat Other Another
Other/anotherArti
We saw elephants and lions, among other animals.kami melihat gajah dan singa, di antara binatang lainnya
There are some other familiar faces within the cast, but no one overtly famous.Ada beberapa wajah-wajah lain dalam pemain, tapi tidak ada yang terang-terangan terkenal.
A couple of her other friends.Beberapa teman-temannya yang lain
He said he hoped to spend the night with his daughter before seeking another home this morning.Dia menyampaikan beliau berharap untuk menghabiskan malam dengan putrinya sebelum mencari rumah lain pagi ini.
His wife left him for another man.Istrinya meninggalkan beliau untuk laki-laki lain.
Moving from one place to anotherBergerak dari satu daerah ke daerah lain
I saw one girl whispering to another.Aku melihat seorang gadis berbisik ke yang lain.
He blew out one of the candles and moved the other one.Dia meniup salah satu lilin dan pindah (meniup) yang lain (satu yang lain).
They had two little daughters, one a baby, the other a girl of twelve.Mereka mempunyai dua anak wanita kecil, satu bayi, yang lain seorang gadis dua belas tahun.
First, concentrate only on the important tasks, then move on to the others.Pertama, berkonsentrasi hanya pada tugas-tugas penting, lalu beralih ke yang lain (hal-hal yang lain – banyak).
The couple had one biological child and adopted three others.Pasangan ini mempunyai satu anak biologis dan mengadopsi tiga orang lainnya.

---
Ok, mungkin hanya itu saja ulasan yang sanggup aku berikan kepada anda seputar perbedaan penggunaan other, others, the other, the others, dan another. Semoga ulasan di atas sanggup membantu dan menambah pemahaman anda semuanya.

Wednesday, June 13, 2012

Perbedaan Penggunaan Much, Many, Dan A Lot Of Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan Much, Many, dan A Lot Of Dalam Bahasa Inggris – Ketika anda sedang berbicara, menulis, atau berkomunikasi lainnya memakai bahasa inggris, tentu sudah tidak abnormal lagi anda menemui kata much, many, ataupun a lot of. Ketiga kata tersebut mempunyai arti yang sama, yaitu “banyak”, tapi hal inilah yang malah menjadikan kebingungan bagi pemula. Ketika anda berkomunikasi memakai bahasa inggris dan ingin mengungkapkan sebuah kadar jumlah yang banyak, pertanyaannya kan mau memakai kata yang mana, much, many atau a lot of? Memang ya ketiga kata tersebut mempunyai arti dan makna yang sama. Namun begitu, terang saja terdapat sebuah perbedaan dalam penggunaannya. Dan hal ini harus benar-benar anda perhatikan supaya komunikasi anda lebih baik lagi.

Nah, bagi anda yang belum begitu paham dengan penggunaan much, many, dan a lot of ini, mungkin ulasan yang akan aku berikan berikut ini akan membantu anda, berikut ulasan perihal perbedaan penggunaan kata much, many, dan a lot of dalam bahasa inggris.

Penggunaan Kata Much Dalam Bahasa Inggris
Much dipakai untuk mengungkapkan jumlah banyak untuk benda-benda yang tidak sanggup dihitung (uncountable), dikatakan tidak sanggup dihitung jikalau benda tersebut membutuhkan dosis atau timbangan untuk mengukurnya, misalkan liter, kilogram, rupiah, serta dosis lainnya. Ketika benda tersebut memakai much, maka penulisannya tidak perlu dijamakkan menyerupai diberi akhiran s. Kata much biasanya/kebanyakan (walaupun tidak selalu) dipakai dalam kalimat bentuk interogatif dan negative.

Contoh sederhana:
  • Much money
  • Much water
  • Much sugar
  • Much rice
  • Much sand
Contoh kalimat much:
  • Alex wasn't much help
  • It doesn't matter how much money he has.
  • How much money did Alex have?
  • How much do I owe you, sir?
  • How much is it, Dad?
  • It will be so much fun to work on it with Jonathan and Destiny.
  • I didn't have much of an idea about the cost of raising children.
  • Thank you so much for helping, Jonathan.
  • He had been spending too much time with the television lately.
Penggunaan Kata Many Dalam Bahasa Inggris
Kalau tadi much dipakai untuk uncountable, maka penggunaan many yaitu kebalikannya yaitu dipakai untuk benda yang sanggup dihitung (countable), artinya tidak membutuhkan suatu takaran. Dan benda yang memakai many tadi harus jamak menyerupai ada pelengkap akhiran s, atau irregular. Many ini juga biasanya/umumnya  digunakan pada negative dan interogatif, namun sekali lagi “tidak selalu”.

Contoh sederhana:
  • Many apples
  • Many books
  • Many people
  • Many children
  • Many rooms
  • Many friends
Advertisement




Contoh kalimat many:
  • There aren't many students in the classroom.
  • I don't know how many times or how many ways I can say I'm sorry.
  • You haven't many teeth left, Jim, but the few you have are sharp enough to make me shudder.
  • There were not many stores.
  • How many cars are in the street?
  • How many apples are there?
  • Do you have many horses here?
  • He was such a wonderful person in so many ways.
  • You ask too many questions.
  • We've had a good many adventures together.
  • Many other stories are told of this wonderful slave.
  • He visited many lands and saw many wonderful things.

 atau berkomunikasi lainnya memakai bahasa inggris Perbedaan Penggunaan Much, Many, dan A Lot Of Dalam Bahasa Inggris
Penggunaan A Lot Of Dalam Bahasa Inggris
Much dipakai untuk uncountable dan many dipakai untuk countable, kemudian bagaimana dengan a lot of? Pada dasarnya a lot of sanggup dipakai untuk uncountable dan juga countable, jadi disini anda sanggup memakai a lot of untuk kedua-duanya. Dan juga, saat a lot of dipakai pada uncountable, maka benda tersebut tidak perlu jamak menyerupai pada penggunaan much. Begitu juga saat dipakai pada countable, maka perlu dijamakkan menyerupai halnya penggunaan many. Dan a lot of ini biasa dipakai untuk kalimat positif. Berikut contohnya:

Contoh sederhana:
  • A lot of apples
  • A lot of rooms
  • A lot of people
  • A lot of children
  • A lot of money
  • A lot of water
  • A lot of sugar
Contoh kalimat a lot of:
  • Nuclear power plants produce a lot of dangerous waste.
  • She and her husband have a lot of serious problems.
  • My son does a lot of sports.
  • A lot of people wanted to join the club.
  • A lot of bad things happened yesterday.
  • Tommy has a lot of job experience.
  • They earn a lot of money.
  • We drank a lot of cold water.
  • The children made a lot of noise.
----
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan perihal perbedaan penggunaan much, many, dan a lot of dalam bahasa inggris yang sanggup aku berikan kepada anda. Semoga ulasan perihal perbedaan penggunaan much, many, dan a lot of diatas sanggup membantu dan menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya.

Tuesday, June 12, 2012

Perbedaan Penggunaan Kata Just Dan Only Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan Kata Just dan Only Dalam Bahasa Inggris – Halo semuanya, apa kabar? Sebelumnya terimakasih ya sudah mengunjungi blog ini, dan bahagia rasanya kalau anda terbantu dengan membaca bahan ini sampai tuntas. Oke, bahan yang akan kita ulas kali ini yakni bahan penggunaan just dan only, tepatnya apa sih perbedaan penggunaan dua kata tersebut. Selama anda berkomunikasi memakai bahasa inggris, tentu anda sudah sering sekali mendengar atau membaca kata just dan only, dan kedua kata tersebut sekilas mempunyai arti yang sama, yaitu “hanya” atau “Cuma”. Tapi sebenarnya, arti dan makna dari kata just serta only tidak hanya itu saja lho, dalam beberapa kondisi kata just dan only sanggup dipakai sebagai penegas abjad kalimat tertentu.

Nah, disitulah yang sering menjadikan kebingungan, mau pake just atau only? Kedua kata ini mirip, namun tidak berarti sama dalam penggunaannya. Untuk memahami apa perbedaannya, lebih gampang bagi anda mempelajari bagaimana penggunaan dari masing-masing kata tersebut. Nah, mungkin ulasan penggunaan kata just dan only dalam bahasa inggris berikut ini sanggup membantu.

Penggunaan Kata Just Dalam Bahasa Inggris
Pertama, menyerupai yang saya singgung diatas bahwa just tidak hanya bermakna “hanya/Cuma” saja, tapi juga sanggup bermakna “baru saja, pas/tepat/persis/sempurna, tidak jauh/dekat sekali”.

Contoh:
  • I have just one car. (saya hanya punya satu mobil.)
  • I just need you. (saya hanya butuh kamu.)
  • Ririn has just come. (Ririn gres saja datang.)
  • We just found out. (kami gres saja tahu.)
  • My father has repaired my car, and his repair is just perfect. (ayah saya telah memperbaiki kendaraan beroda empat ku, dan perbaikannya sempurna.)
  • I did the test last month, and the result is just like what I want. (saya melaksanakan ujian bulan lalu, dan balasannya pas/tepat menyerupai yang saya inginkan.)
  • The crash happened just in front of me. (kecelakaannya terjadi {dekat sekali} di depan saya.)
Bagaimana anda memakai just, itu juga tergantung dengan kontek komunikasi yang sedang anda lakukan dengan lawan komunikasi. Misalkan, anda sedang membahas “kapan ia datang”, dikala anda memakai just, biasanya lawan bicara sudah paham bahwa yang dimaksud dengan just tersebut yakni “baru saja”, abnormal kan kalau menyerupai ini “oh, ia hanya datang”, kalau yang ini gres tepat “oh, ia gres saja datang”.

Selain itu, kata just ini juga sanggup dipakai untuk menunjukkan suatu kesopanan kepada lawan bicara, biasanya dipakai untuk meminta sesuatu, dalam forum-forum resmi , atau kepada orang yang belum dikenal. Dalam hal ini kata just tidak mempunyai arti dan makna apapun sebab hanya dipakai untuk menunjukkan kesopan pemberian saja.
Advertisement




Contoh:
  • Can I just ask you something?
Kalimat diatas lebih sopan kalau dibandingkan dengan kalimat berikut “Can I ask you something?”. Sekali lagi, dalam hal ini just tidak mempunyai arti sendiri, dan tidak mengubah arti kedua kalimat diatas, hanya menunjukkan kesopanan saja.

Perbedaan Penggunaan Kata Just dan Only Dalam Bahasa Inggris Perbedaan Penggunaan Kata Just dan Only Dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Kata Only Dalam Bahasa Inggris
Pada dasarnya, only hanya bermakna “hanya” saja, kemudian apa bedanya dengan just yang berarti “hanya”? dikala anda ingin memberikan makna “hanya” maka just dan only sanggup anda gunakan secara bergantian, artinya anda sanggup memakai just atau only. Dan only ini juga sanggup diartikan sebagai “satu-satunya”.


Contoh:
  • I only need you.
  • They were only having fun.
  • It's the only way to get out of the Valley of Voe.
  • Sometimes that's the only way you can reach each other.
  • He says it's only a few miles away and we'll be right back.
Selain itu, kalau only di dahului oleh kata if, menjadi if only, maka bermakna “seandainya”.

Contoh:
  • If only I had run faster, I wouldn’t have missed the bus.

Lebih Banyak Contoh Kalimat Just dan Only
Contoh just:
  • Just an unexpected memory, I guess.
  • Why don't we go out for supper tonight, just us and the kids?
  • I just wondered how you felt about him hiding things from you.
  • Just give me a minute.
  • I just did it.
Contoh only:
  • I only hope it wasn't poison.
  • I can only imagine how difficult this is for you.
  • Not only possible, but it’s true.
  • He was only a child.
  • How do you know that it is only one beast that does all this mischief?
Yup, itu saja pola yang sanggup saya berikan. Nah sekarang, kiprah anda yakni menciptakan kalimat dengan memakai kata just dan only, buatlah kalimat sebanyak yang anda mau, dan share kalimat anda tersebut kepada yang lainnya melalui kotak komentar dibawah, saya tunggu ya!
---
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan ihwal perbedaan penggunaan kata just dan only dalam bahasa inggris yang sanggup saya berikan kepada anda. Semoga ulasan ihwal penggunaan just dan only diatas sanggup membantu meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Saturday, June 9, 2012

Perbedaan Penggunaan No Dan Not Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan NO dan NOT Dalam Bahasa Inggris – Ada berbagai kata-kata dalam bahasa inggris yang hampir-hampir mirip, dan terkadang mempunyai arti dan makna yang sama namun penggunaannya sanggup berbeda. Bagi seorang pemula, inilah faktor yang kebanyakan menyebabkan kebingungan, dan salah satu kata yang sering juga menyebabkan kebingungan tersebut yaitu penggunaan kata no dan not. Dua kata tersebut terlihat sangat sederhana sekali, tapi perlu diketahui bahwa kata no dan not ini penggunaannya berbeda, dan tentu saja jikalau anda tidak sempurna menggunakannya, sanggup jadi lawan bicara tidak akan paham dengan ucapan anda. Nah, untuk itulah postingan ini dibentuk untuk menunjukkan sedikit ulasan wacana perbedaan penggunaan no dan not dalam bahasa inggris.

Oke, untuk memahami apa sih perbedaannya dari dua kata no dan not ini, akan lebih gampang jikalau anda memahami penggunaan dari masing-masing kata tersebut. Nah, dibawah ini yaitu ulasannya.

Sebelumnya, pelajari juga: Perbedaan penggunaan to dan for.

Penggunaan NO Dalam Bahasa Inggris
Pada umumnya kata no dalam bahasa inggris akan dipakai untuk mengambarkan suatu noun (kata benda), hal ini berarti sesudah kata no umumnya akan ikuti oleh noun.

Sebagai contoh:
  • There was no reason.
  • It was no secret.
  • I have no idea.
  • That made no sense.
  • It makes no difference how they feel.
Dari pola diatas sanggup diperhatikan bahwa sesudah kata no akan dikuti oleh kata benda alasannya yaitu disini no berfungsi untuk mengambarkan sebuah noun.

Apa saja yang termasuk noun? Pelajari juga: Materi noun (kata benda).

Penggunaan NOT Dalam Bahasa Inggris
Nah, kalau penggunaan not ini sanggup dipakai untuk mengambarkan banyak hal, sebut saja untuk mengambarkan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), adverb, dan lain sebagainya. Dan ingat, penggunaan not ini terang sekali akan membentuk kalimat negative.

Sebagai contoh:
Menerangkan verb:
  • My friend did not visit Jakarta in 2000.
  • My father was not teaching me English at this time yesterday.
  • I had not eaten when I worked.
  • They will not teach you.
  • The mechanic will not have checked my car before I drive it.
Menerangkan adjective:
  • She is not beautiful.
  • I’m not happy.
  • It was not good.
Menerangkan adverb of time/place/frequency:
  • It is not seven o’clock.
  • He is not in the class.
  • Mela does not often play piano.
Menerangkan article (a, an, the):
  • Dona is not a good teacher.
  • I’m not an architect.
  • This is not the best choice.
Perbedaan Penggunaan NO dan NOT Dalam Bahasa Inggris Perbedaan Penggunaan NO dan NOT Dalam Bahasa Inggris
Selain itu, kata not ini juga sanggup dipakai untuk mengambarkan jumlah menyerupai not much, not many, not enough, [numeral], dan sebagainya), ada banyak ya, tapi inti dari penggunaan not itu sederhana kok, menyerupai pada contoh-contoh diatas.

Dalam penambahan kata not tersebut, anda juga sanggup menyingkatnya biar terdengar natural (walaupun tidak wajib, tapi hal ini akan lebih natural saat di dengar). Contoh: Dina is not beautiful, maka akan menjadi Dina isn’t beautiful. Kedua kalimat tersebut mempunyai arti dan makna yang sama, hanya saja ada contraction (ringkasan/singkatan) yang anda gunakan. Dibawah ini tabel contraction yang sanggup anda gunakan nantinya:
IsIsn’t
Am(tidak ada contraction)
AreAren’t
WasWasn’t
WereWeren’t
DoDon’t
DoesDoesn’t
DidDidn’t
HaveHaven’t
HasHasn’t
HadHadn’t
WillWon’t
ShallShan’t
WouldWouldn’t
ShouldShouldn’t

Baca selengkapnya: Kalimat negatif (penggunaan not).

Not Diganti Dengan No
Sebenarnya tugas kata not ini sanggup digantikan dengan no, tapi dengan syarat bahwa not harus dikuti oleh kata any.

Sebagai contoh:
I do not have any idea. <><><> I have no idea.
I cannot do anything. <><><> I can do nothing.

Kalimat-kalimat diatas sanggup saling menggantikan tanpa merubah arti dan maknanya.

Sebagai gosip saja, ada juga kata “nope” yang sering dipakai oleh kebanyakan orang amerika, nope ini juga mempunyai makna “tidak”, tapi kata nope yaitu kata yang tidak formal, mudahnya yaitu bahasa gaul, nope maknanya “tidak” dan yep maknanya “ya”. Jika untuk berkomunikasi dalam formal kata tersebut tidak tepat.
----
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan wacana perbedaan penggunaan no dan not dalam bahasa inggris yang sanggup aku berikan kepada anda. Semoga ulasan mengenai perbedaan penggunaan no dan not diatas sanggup membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Terimakasih.

Sunday, June 3, 2012

Perbedaan Penggunaan “House” Dan “Home” Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan “House” dan “Home” Dalam Bahasa Inggris – Kata house dan home kalau anda artikan ke dalam bahasa Indonesia sama-sama mempunyai arti “rumah”, kalau anda memakai kamus bahasa inggris maupun aplikasi translate, kedua kata tersebut juga akan diartikan sebagai “rumah”. Lalu apa bedanya? Itu niscaya pertanyaan yang ada di dalam pikiran anda ketika ini. Tapi damai dan tidak perlu malu, kebingungan menyerupai itu sudah masuk akal sekali, banyak pemula yang sering gundah dengan perbedaan-perbedaan semacam ini. Memang ya dalam bahasa inggris itu sangat banyak kata-kata yang sangat menyerupai yang mempunyai arti sama, namun ternyata dalam penggunaannya sanggup berbeda-beda, sebut saja kata learn dan study, other dan another, much dan many, serta kata-kata yang akan kita bahas kali ini yaitu house dan home.

Ingat ya “penggunaan yang berbeda”, maka kalau anda salah dalam memakai kata-kata tersebut, ini sudah tentu sanggup menjadikan kesalahpahaman dengan lawan bicara anda, tentu maksud yang ingin anda utarakan tidak akan tersampaikan dengan sempurna. Lalu, apa sih bekerjsama perbedaan penggunaan house dan home itu? Oke, pribadi saja simak ulasannya berikut ini.

 Kata house dan home kalau anda artikan ke dalam bahasa Indonesia sama Perbedaan Penggunaan “House” dan “Home” Dalam Bahasa Inggris
Penggunaan House Dalam Bahasa Inggris
Pada umumnya penggunaan kata house hanya untuk memperlihatkan suatu bangunan fisik rumah, baik ditempati atau tidak, ini mencakup semua bangunan yang ada dirumah tersebut, menyerupai ruang tamu, kamar mandi, teras, ruang makan, dapur, dan lain sebagainya. Kaprikornus anda sanggup memakai kata house ini kalau yang anda maksud yaitu sebuah bangunan positif secara fisik, sebuah hunian yang secara fisik sanggup dilihat dengan mata.


Contoh:
  • He was head of the house.
  • He parked the truck in front of the house.
  • I'm going to look at a house with your father.
  • In that small house, there were few secrets.
  • She called the house phone.
Penggunaan Home Dalam Bahasa Inggris
Kalau tadi dijelaskan bahwa house mengacu pada bangunan fisik, berbeda sekali dengan penggunaan home. Home dipakai untuk memperlihatkan daerah dimana seseorang mencicipi sebuah kenyamanan, ini sangat kental dengan emosional seseorang. Home tidak perlu mempunyai bentuk fisik rumah, cukup daerah dimana seseorang merasa bahagia, nyaman, aman, tentram, dan lain sebagainya. Ini berarti yang dimaksud dengan home sanggup berbagai tergantung dengan perasaan seseorang, sanggup saja home berupa rumah daerah tinggal, suatu perkumpulan/group/organisasi, daerah asal, dan lain-lain.

Contoh:
  • Home was any place they were together.
  • Jungle is Tarzan’s home
  • Yogyakarta is my home.
  • I suppose no place is better than home on Christmas.
  • What do you do at home on this holiday?
Advertisement




Home pada referensi diatas ini berarti memperlihatkan sebuah daerah yang secara emosional memang memperlihatkan kenyamanan, dan daerah yang memperlihatkan kenyamanan ini sanggup majemuk menyerupai yang sudah disebutkan sebelumnya. Berbeda dengan house yang hanya mengacu pada bangunan fisik saja, tanpa memperdulikan emosionalnya. Tapi, bukan mustahil penggunaan house ini sanggup anda ganti dengan home, kalau rumah daerah tinggal anda secara emosional memang memperlihatkan kenyamanan, kebahagiaan, atau ketentraman.

A house without children is not a home.

Lebih Banyak Contoh Kalimat House dan Home
House Home
Finally he came back to the house.They were home now, everything was going to be better.
Tria had moved into the house for a while.Budi will be home soon and I have to get supper on.
She cleaned the house.I wanna go home.
Come to the house with me.Daddy went home to sleep.
His house is beautiful.It meant a good deal to him to secure a home like this.
Can you watch the house for me while I'm gone?He ran home as fast as he could.
There are people living in this house?I will stay at home.
Your house is a very poor place.I hope you are now ready to come home with us.
The little house is a genuine bit of paradise.My home is full of items from every continent on earth.
My house is not resplendent with ivory and gold.He was at home.
Selanjutnya: Perbedaan start dan begin.
----
Nah itulah ulasan ihwal perbedaan penggunaan house dan home dalam bahasa inggris yang sanggup aku berikan kepada anda. Semoga ulasan mengenai perbedaan penggunaan house dan home diatas sanggup membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Oh iya, untuk latihan, silahkan buat referensi kalimat memakai house dan home sebanyak yang anda bisa, kemudian share referensi anda tersebut kepada aku dan teman-teman lainnya melalui motak komentar dibawah, aku tunggu ya.

Friday, May 25, 2012

Perbedaan Penggunaan Specially Dan Especially

Perbedaan Penggunaan Specially dan Especially – Masih resah ya duduk perkara penggunaan specially dan especially? Tidak apa-apa dan tak perlu malu, namanya saja lagi belajar. Saya dulu saat pertama kali berguru bahasa inggris juga sempet resah kok dengan kedua kata tersebut. Tapi sekarang saya sudah paham mengenai penggunaan kata-kata tersebut, dan kali ini saya ingin membuatkan pengetahuan dengan anda semuanya. Yang perlu anda pahami, pertama, baik especially maupun specially yaitu sama-sama adverb (kata keteranga) yang mempunyai arti terutama/khusus. Walaupun secara umum mempunyai arti yang sama, namun tentu saja kedua kata tersebut mempunyai penggunaan yang berbeda, artinya kaidah dan hukum penggunaannya juga berbeda.

Umumnya kata especially lebih sering digunakan, alasannya yaitu kondisi dan situasi yang membuatnya sempurna untuk digunakan. Walaupun begitu, kata specially pun cukup sering dipakai pada kondisi-kondisi tertentu. Nah kondisi-kondisi menyerupai apakah yang sempurna untuk memakai especially dan specially, simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan Penggunaan Specially dan Especially Perbedaan Penggunaan Specially dan Especially

Penggunaan Especially
Pada dasarnya kata especially sering dipakai untuk memperlihatkan suatu penekanan, yang cenderung bermakna “khususnya” atau bermakna suatu hal “di atas atau lebih penting dari yang lainnya”, dan biasanya pementingan ini ditandai dengan digunakannya koma dalam kalimat.

Agar anda lebih paham, saya berikan pola dalam bahasa Indonesia, misalkan kalimat menyerupai ini “mereka terlihat sangat bagus sekali, terutama Desi”, dalam kalimat ini yang di maksud dengan “mereka” salah satunya yaitu Desi, dan Desi lah yang paling bagus di antara mereka.

Perhatikan pola dalam bahasa inggris berikut ini:
  • I love the winter, especially when it snows. (Saya suka demam isu dingin, terutama saat turun salju.)
  • The boys prefer to choose comic than novel, especially Budi. (Para lelaki lebih menentukan komik daripada novel.)
Dari kedua pola diatas, sanggup dipahami kenapa memakai especially? Yap, alasannya yaitu ada “sesuatu” yang lebih utama dari yang lainnya, atau sesuatu itu lebih “condong atau dominan” daripada yang lainnya.

Penggunaan Specially
Specially ini sanggup dipakai untuk memperlihatkan suatu tujuan khusus tertentu. Dan penggunaan specially ini tidak perlu memakai koma. Misalkan kalimat menyerupai ini ‘saya jauh-jauh tiba kesini khusus untuk menemuimu”, terang dari kalimat tersebut ada sebuah tujuan tertentu, yaitu untuk menemui seseorang yang dimaksud diatas.
Advertisement




Contoh:
  • I made this software specially for children. (Saya menciptakan software ini khusus untuk anak-anak.)
  • I brought my brother specially to see the winter in Minnesota. (Aku membawa Saudaraku khusus untuk melihat demam isu hambar di Minnesota.)

Yang Perlu Diperhatikan Juga
Jika specially dan atau especially diletakkan/digunakan sebelum adjective (kata sifat) maka akan bermakna “sangat” atau “begitu” yang pada dasarnya lebih dari “normal”. Dalam hal ini penggunaan especially dan specially sama saja, walaupun especially lebih umum digunakan.

Contoh:
  • That is especially/specially  radical idea. (Itu yaitu inspirasi yang sangat-sangat radikal.)
  • The food was especially/specially delicious. (Makanannya sangat-sangat lezat.)
  • This vocabulary isn't especially/specially difficult. (Kosakata ini tidaklah begitu sulit.)
Jangan gunakan especially dan specially dalam mengawali sebuah kalimat, artinya jangan memakai kedua kata tersebut diawal kalimat. Tapi jikalau anda benar-benar harus menggunakannya, maka gunakanlah “in particular” sebagai gantinya.

Contoh:
  • I love watching films. In particular, I really like horror films. (Saya suka nonton film. Khususnya, saya sungguh suka film horor.)
  • I enjoyed visiting japan. In particular, I loved Tokyo. (Saya meningkati berkunjung di Jepang. Khususnya, saya menyukai Tokyo.)

Lebih Banyak Contoh Especially dan Specially
Especially Specially
She can't be sure she will win, especially at this early stage of the campaign.I rented this horror film specially for Halloween.
The appetizers, and especially the soup were delicious.These houses were specially built for small families.
I love watching films, especially horror.I had my hair cut specially for the job interview.
Adi is really good at English, especially the grammar.My sister is allergic to nuts, so her food is always specially prepared.
Everyone was really angry, especially Shanti.The speech was written specially for the occasion.
You shouldn't smoke, especially if you are pregnant.I don't want to be treated specially.

----
Itulah sedikit ulasan mengenai perbedaan penggunaan specially dan especially yang sanggup saya berikan kepada anda. biar pembahasan wacana perbedaan penggunaan specially dan especially diatas sanggup membantu dan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Saturday, May 5, 2012

Perbedaan Penggunaan Everyone Dan Every One

Perbedaan Penggunaan Everyone dan Every One – Bahasa inggris memang mempunyai banyak istilah yang cukup membingungkan. Andaikata kita tidak hati-hati dalam menggunakannya, komunikasi yang kita berdiri akan terasa berantakan, sanggup jadi maksud dan tujuannya tidak akan tersampaikan dengan baik. Dan salah satu yang cukup membingungkan ialah penggunaan everyone dan every one. Tebak, apa kira-kira perbedaannya? Kalau everyone terdiri dari satu kata sedangkan every one dua kata, itu sudah jelas, selain itu apa lagi? Pertanyaan lainnya, apakah mereka sanggup dipakai secara bergantian? Tidak, mereka tidak sanggup dipakai secara bergantiaan, jadi di sini anda harus benar-benar paham perbedaan penggunaan antara mereka untuk membangun komunikasi yang baik.

Yang paling ancaman itu saat ada kata yang sangat menyerupai namun tidak sanggup dipakai secara bergantian, salah pemahaman sudah terang salah penggunaannya pula. Jadi, sangat penting untuk mengetahui apa perbedaannya.

Oke, tak perlu lama-lama lagi, kita pribadi saja masuk ke pembahasannya. Berikut ini ulasan perihal perbedaan penggunaan everyone dan every one.

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan specially dan especially.

Penggunaan Everyone
Everyone dipakai untuk menunjuk semua orang, artinya dipakai untuk menunjuk semua orang secara keseluruhan yang ada dalam suatu kelompok tanpa terkecuali. Ini sama halnya dengan everybody.

Contoh:
  • Everyone at the office today was making me mad. (Semua orang di kantor hari ini menciptakan aku marah.)
  • Everyone in my family likes spaghetti carbonara. (Semua orang di keluarga aku suka spaghetti carbonara.)
  • Do you think everyone will want to come to the party? (Apakah kau pikir semua orang akan mau tiba ke pesta?)
Perbedaan Penggunaan Everyone dan Every One Perbedaan Penggunaan Everyone dan Every One

Penggunaan Every One
Kalau tadi everyone dipakai untuk menunjuk semua orang, every one sendiri akan dipakai untuk menunjuk setiap orang . Artinya menunjuk setiap orang yang membentuk atau sanggup juga dikatakan “masing-masing” atau “setiap satu dari..” yang ada dalam suatu kelompok.
Advertisement




Contoh:
  • Every one of the students has a question about the grammar. (Setiap siswa mempunyai pertanyaan perihal Grammar (tata bahasa))
  • He said that he had read every one of Alexander's books. (Dia menyampaikan bahwa ia telah membaca setiap bukunya Alexander.)
  • I liked every one of the characters in Star Wars. (Saya menyukai setiap huruf dalam Star Wars.)
Plural (Jamak) atau Singular (Tunggal)
Mungkin anda berpikir bahwa everyone dan every one ialah plural alasannya ialah tampaknya banyak orang yang ditunjuk, tapi ini salah alasannya ialah everyone dan every one ialah singular (tunggal).

Contoh:
  • Everyone was at the beach yesterday afternoon. (Semua orang di pantai kemarin sore.)
  • Everyone in the neighborhood is going to the party. (Semua orang di lingkungan itu pergi ke pesta.)
  • Every one of us is brilliant. (Setiap dari kita (adalah) brilian.)
  • Every one of us is different in some way. (Setiap dari kita berbeda dalam beberapa cara.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan shop dan store.
----
Oke, itulah ulasan mengenai perbedaan penggunaan everyone dan every one yang sanggup ENGLISH ONLINE berikan. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan sanggup membantu meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Friday, May 4, 2012

Perbedaan Penggunaan To Dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions)

Perbedaan Penggunaan To dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions) – To dan for keduanya merupakan preposition, kedua kata tersebut seringkali sanggup diartikan dengan makna yang sama, walaupun bekerjsama to dan for merupakan kata yang sangat berbeda jikalau dilihat dari fungsinya. Arti boleh sama namun fungsinya harus diadaptasi dengan kondisi dan situasi yang sesuai dengan kaidah yang tepat. To umumnya sanggup diartikan “ke”, “kepada”, dan “untuk”, sedangkan for umumnya diartikan “untuk”, dan “selama”. Yang menciptakan rancu yaitu saat seseorang ingin mengungkapkan “untuk” dalam bahasa inggris, pake to atau for? Untuk memilih mana yang tepat, anda harus menyesuaikan kondisi atau maksud dari penggunaan tersebut.

Kalau ada kalimat ibarat di bawah ini, kira-kira mana yang benar?
  • I play football every day to improve my skills.
  • I play football every day for improve my skills.
Yang benar yaitu kalimat nomor 1, kenapa? Sebenarnya for masih sanggup dipakai juga untuk kalimat ibarat di atas, tapi kata improve harus dihilangkan. Untuk menyatakan sebuah alasan, gunakan to jikalau harus diikuti verb, dan gunakan for jikalau dikuti noun. Itu gres satu penggunaan saja, masih ada banyak perbedaannya. Nah, apa sajakah perbedaan penggunaannya? Di bawah ini klarifikasi lengkapnya:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan house dan home.

Perbedaan Penggunaan To dan For Dalam Bahasa Inggris  Perbedaan Penggunaan To dan For Dalam Bahasa Inggris (Confusing Prepositions)
Penggunaan To
To sanggup dipakai pada beberapa hal, di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Menyatakan motif atau alasan – diikuti verb.
Ini ibarat yang sudah aku contohkan pada kalimat diatas.

Contoh lain:
  • I come here to see you.
  • I'm studying to be a nurse
  • I made this lesson to make you understand.
  • She buys me a car to make me happy.
2. Menyatakan tujuan
Contoh:
  • We’re going to Paris.
  • She goes to school.
  • The students come to the class.
  • I will go to Bali tomorrow.
  • I have to go to Bali tomorrow.
3. Menyatakan waktu (jam berapa ini?)
Contoh:
  • It’s twenty five to five. (jam 04.35)
  • It’s ten to nine. (jam 08.50)
  • It’s a quarter to ten. (jam 09.45)
  • It’s twenty two to eleven. (jam 10.38)
Advertisement




4. Menyatakan jarak dan rentang waktu
Contoh:
  • It’s about ten miles from my house to the university.
  • The distance from my home to stadium is about five miles.
  • I have studied English from January to March.
  • Budi has lived in Jakarta from February to right now.
5. Menyatakan pembandingan
Contoh:
  • I prefer sleeping to working.
  • He prefer playing a game to studying or reading a book.
6. Memberikan sesuatu (bisa juga bernada perintah)
Contoh:
  • I gave the book to my sister.
  • Give it to me!
  • My father gives much money to me.
Baca juga: Penggunaan dan pola kalimat also, too, either, as well.

Penggunaan For
For juga sanggup dipakai untuk banyak hal, di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Menyatakan motif atau alasan – diikuti noun
Contoh:
  • Let’s go out for a drink.
  • I came to New york for a new job.
2. Menyatakan sebuah manfaat
Contoh:
  • Yogurt is good for your digestion.
  • Football is the best sport for your health.
  • It's important for me to learn English.
3. Memberi atau meminta bantuan
Contoh:
  • I buy this car just for you.
  • I made this lesson for you.
  • He translated an article for me.
  • I will do it for you.
  • Could you carry these books for me?
  • Could you open the door for me?
4. Menyatakan suatu perioda waktu
Contoh:
  • We’ve lived here for 2 years.
  • Budi has learned English for two years.
  • I will have been teaching here for fifteen years this year.
5. Menyatakan jadwal
Contoh:
  • I made an appointment for May 3.
  • You should prepare your meeting for next week.
  • I asked the secretary to make an appointment for me.
6. Mempertanyakan atau menyatakan persetujuan
Contoh:
  • Are you for or against the development of nuclear weapons?
  • I am for freedom of the press.
----
Nah, itulah beberapa perbedaan penggunaan to dan for. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu dalam meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya. Thanks.

Thursday, April 26, 2012

Penggunaan Dan Rujukan Kalimat Also, Too, Either, As Well

Penggunaan dan Contoh Kalimat Also, Too, Either, As Well – Sering ya menjumpai penggunaan also, too, either dan as well? Kata tersebut artinya sama, yaitu bermakna “juga”. Tapi yang jadi pertanyaan yaitu apa bedanya di antara keempat kata di atas? Perbedaan di antara keempatnya tidak terlalu besar, walau demikian tetep harus dibedakan alasannya terasa gila bila tidak sempurna dalam penggunaannya.

Untuk memakai keempat kata tersebut, setidaknya kau harus memperhatikan 3 hal, yaitu letak penggunaan dari kata-kata tersebut (di awal, di akhir, atau di tengah kalimat), bentuk kalimat, serta dipakai dalam hal apa kata tersebut (Writing/speaking), nah inilah yang menimbulkan also, too, either dan as well berbeda.

Lalu menyerupai apa penggunaan also, too, either dan as well itu? Biar gak bingung, eksklusif saja saya jelaskan secara detail di bawah ini, plus referensi kalimatnya:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan “just” dan “only”.

 Tapi yang jadi pertanyaan yaitu apa bedanya di antara keempat kata di atas Penggunaan dan Contoh Kalimat Also, Too, Either, As Well

Penggunaan Also
Also lebih sering dipakai pada writing, walaupun sanggup juga dipakai pada speaking namun penggunaannya kurang umum. Dalam prakteknya, penggunaan also sanggup diletakkan baik di awal, tengah, maupun di simpulan kalimat.

Ketika kau ingin menunjukkan penitikberatan pada kalimat, also sanggup diletakkan di awal. Also sanggup kau letakkan sesudah subjek, tapi bila dalam kalimat memakai be atau modal verb, letakkan also sesudah be dan modal tersebut, bila ada beberapa be atau modal maka letakkan sesudah be/modal yang pertama.

Contoh kalimat also:
  • I love chocolate. Also, I love Pizza. (Saya suka coklat. Saya juga suka Pizza.)
  • I’m a teacher, and my brother is, also. (Saya yaitu seorang guru dan saudaraku juga.)
  • He also helped us. (Dia juga membantu kami.)
  • I was also there. (Saya juga (ada) di sana.)
  • I have also been to Hong Kong. (Saya juga telah berkunjung ke Hong Kong.)
  • I can also speak French. (Saya juga sanggup berbahasa Prancis.)
Advertisement




Penggunaan Too
Too lebih sering dipakai untuk kalimat bentuk positif, dan diletakkan di simpulan kalimat. Tapi sanggup juga kau letakkan sesudah subjek bila akan menunjukkan penitikberatan yang mengarah pada si subjek tersebut.

Contoh kalimat too:
  • He is Canadian too. (Dia juga orang kanada.)
  • If he wants to go too, he should meet us at 8:00. (Jika beliau ingin pergi juga, ia harus menemui kami jam 8:00.)
  • I too believe that everyone needs a friend. (Saya juga percaya bahwa setiap orang membutuhkan teman.)
  • Donna is working on a solution to the problem. I, too, am trying to find a way to resolve the conflict. (Donna sedang mencoba sebuah solusi untuk duduk perkara ini. Saya juga mencoba untuk menemukan cara untuk menuntaskan konflik.)
Penggunaan Either
Either dipakai untuk kalimat negative, dan diletakkan pada simpulan kalimat.

Contoh kalimat either:
  • I didn't like the movie either. (Saya juga tidak suka filmnya.)
  • I don't want to eat either. (Saya juga tidak mau makan.)
  • I don't love chocolate. I don't love pizza either. (Saya tidak suka coklat. Saya juga tidak suka Pizza.)
  • He cannot read either. (Dia juga tidak sanggup membaca.)
  • She wasn’t busy either. (Dia juga tidak sibuk.)
Baca juga: Perbedaan penggunaan much, many, a lot of.

Penggunaan As Well
As well pada umumnya dipakai pada speaking, bahkan lebih umum daripada also, dan as well ini kurang umum untuk dipakai pada writing. As well sanggup diletakkan pada tengah dan simpulan kalimat.

Contoh kalimat as well:
  • I like carrot cake, as well as chocolate cake. (Saya suka masakan ringan elok wortel, juga masakan ringan elok coklat.)
  • My father likes carrot cake. My mom, as well, like carrot cake. (Ayahku suka masakan ringan elok wortel. Ibuku juga suka masakan ringan elok wortel.)
  • We went to New York, Boston and Atlanta as well. (Kita pergi New York, Boston dan juga Atlanta.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan hope dan wish.
----
Oke, di atas yaitu ulasan ihwal penggunaan dan referensi kalimat also, too, either, dan as well. Semoga pembahasan di atas bermanfaat dan menambah pemahaman kalian. Sampai jumpa lagi.

Thursday, April 19, 2012

Perbedaan Penggunaan Shop Dan Store Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan Shop dan Store Dalam Bahasa Inggris – Halo sobat ENGLISHONLINE, apa kabar? Semoga baik-baik saja ya, dan tetap semangat dalam berguru bahasa inggris. Oke, kali ini materi yang akan kita bahas yaitu perbedaan penggunaan shop dan store, kalian sendiri niscaya sudah pernah membaca atau memakai kedua kata tersebut, tapi apa kalian sudah tahu bedanya shop dan store?

Kedua kata ini dipakai pada dua hal yang cukup perbeda lho ya, jadi cukup penting untuk dipelajari biar komunikasi yang kalian bangkit menjadi lebih terperinci dan tepat. Memang shop dan store sama-sama bisa diartikan sebagai “toko”, tapi penggunaan shop dan store mengatakan karakteristik toko yang berbeda. Nah inilah yang wajib kau pelajari, huruf toko menyerupai apa yang disebut shop, dan huruf yang menyerupai apa pula yang disebut store.

Selain sebagai noun (kata benda) yang artinya toko, shop dan store juga sanggup difungsikan sebagai verb (kata kerja) yang artinya bisa jauh dari menyerupai antar keduanya. Nah, biar gak bingung, pribadi saja ya masuk pada inti pembahasan, di bawah ini pembahasan lengkapnya, dan biar lebih terperinci lagi maka akan saya sertai dengan pola kalimatnya:

Sebelumnya, baca juga: Bedanya search, look for, dan seek.

Perbedaan Penggunaan Shop dan Store Dalam Bahasa Inggris Perbedaan Penggunaan Shop dan Store Dalam Bahasa Inggris

Penggunaan Shop
Sebagai noun, shop diartikan sebagai toko, karakteristik toko yang dimaksud yaitu toko dengan skala yang kecil, atau toko yang hanya menjual beberapa jenis produk saja, misalnya yaitu toko roti, toko besi, toko elektronik, konter pulsa/hp, dan sebagainya. Gimana dengan warung-warung di pedesaan yang menjual beraneka macam produk? Jelas disebut shop dong, kan toko kecil. Sekiranya paham ya? Biar lebih terperinci lagi, perhatikan pola kalimatnya di bawah ini:

Contoh kalimat shop:
  • He went to the shop. (Dia pergi ke toko.)
  • The shop closes at seven. (Toko tutup pukul tujuh.)
  • This coffee shop is cozy. (Toko/kedai/kafe kopi ini nyaman.)
  • Are there any souvenir shops here? (Apakah ada toko-toko suvenir di sini?)
  • This shop sells very good shoes. (Toko ini menjual sepatu yang sangat baik.)
  • She went from one shop to another. (Dia pergi dari satu toko ke yang lain.)
  • The sushi at this shop tastes good. (Sushi di toko ini rasanya enak.)
  • There are some shops near my house. (Ada beberapa toko di erat rumah saya.)
  • Customers stopped coming to our shop. (Pelanggan berhenti tiba ke toko kami.)
Advertisement




Kalau sebagai verb, shop mempunyai arti berbelanja, tidak peduli di toko besar atau kecil, shop tetap bermakna berbelanja.

Contoh kalimat shop sebagai verb:
  • I like to shop. (Saya suka berbelanja.)
  • My mom asks me to shop groceries. (Ibuku memintaku untuk berbelanja materi makanan.)
  • I want to shop something here. (Saya mau berbelanja sesuatu di sini.)
  • To shop is my hobby. (Berbelanja yaitu hobiku.)
  • I shop for groceries every morning. (Saya berbelanja untuk materi masakan setiap pagi.)
  • They shop many things for us. (Mereka berbelanja banya untuk kita.)
Penggunaan Store
Kalau tadi shop sebagai noun biasanya untuk menyebut toko yang kecil dan hanya menjual sedikit jenis produk, maka store ini penggunaannya yaitu kebalikan dari shop. Artinya store dipakai untuk menyebut toko dengan karakteristik yang besar, atau toko dengan variasi produknya yang sangat banyak. Contohnya yaitu toko buku gramedia, indomart, alfamart, toko-toko yang ada di mall, dan sebagainya.

Contoh kalimat store sebagai noun:
  • I want to go to the store. (Saya ingin pergi ke toko.)
  • I went to a shoe store yesterday. (Aku pergi ke toko sepatu kemarin.)
  • Do they sell notebooks at that store? (Apakah mereka menjual notebook di toko itu?)
  • There's only one store on this island. (Hanya ada satu toko di pulau ini.)
  • We have a few surprises in store for her. (Kami mempunyai beberapa kejutan di toko untuk dia.)
Lalu bagaimana dengan store yang berfungsi sebagai verb? Nah, saat store berfungsi sebagai verb maka artinya sudah sangat berbeda yaitu bermakna menyimpan/mengarsip/menggudangkan.

Contoh kalimat store sebagai verb:
  • Tom store his old books under his bed. (Tom menyimpan buku-buku usang di bawah kawasan tidurnya.)
  • You can store coffee beans in the freezer to keep them fresh. (Kamu sanggup menyimpan biji kopi di dalam freezer biar tetap segar.)
  • I’ll store these books in the attic. (Saya akan menyimpan buku-buku ini di loteng.)
  • She stores her jewels in a safe. (Dia menyimpan perhiasannya di kawasan yang aman.)
  • They're studying how our brains store memories. (Mereka mempelajari bagaimana otak kita menyimpan ingatan/kenangan.)
  • The solar panels store energy. (Panel surya menyimpan energi.)
Selanjutnya: Bedanya home dan house.
----
Nah, itulah ulasan perihal perbedaan penggunaan shop dan store dalam bahasa inggris baik sebagai noun maupun sebagai verb. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu meningkatkan kemampuan bahasa inggris kalian semuanya. Jangan lupa share artikel ini ya, thanks.

Wednesday, April 18, 2012

Perbedaan Penggunaan Hope Dan Wish Dalam Bahasa Inggris Disertai Misalnya

Perbedaan Penggunaan Hope dan Wish Dalam Bahasa Inggris Disertai Contohnya – Dalam bahasa inggris, sudah biasa adanya kata yang mempunyai arti menyerupai tapi penggunaan yang berbeda, dan ini sering banget menciptakan bingung. Salah satunya ialah penggunaan kata hope dan wish yang akan segera kita bahas ini. Jangan khawatir, perbedaan penggunaan kedua kata tersebut cukup jelas, jadi akan gampang untuk kau pahami.

Seperti yang kita tahu, baik hope dan wish mempunyai makna yang berarti “berharap/harapan”, tapi tentu saja dalam berharap ada kadar di mana impian itu gampang atau sulit terjadi, nah inilah letak perbedaan antara hope dan wish. Biar lebih jelas, simak ulasan dan misalnya berikut ini:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan shop dan store.

Penggunaan Hope
Hope sanggup kau gunakan untuk sebuah impian yang sangat mungkin terjadi, atau sanggup saja terjadi (bukan tidak mungkin). Jika difungsikan sebagai verb yang artinya “berharap”, maka hope sanggup kau gunakan untuk mengharapkan sesuatu yang sanggup saja terjadi atau cukup mungkin untuk terjadi. Sebagai noun yang artinya “harapan”, maka impian itu juga sanggup saja terjadi atau mungkin terjadi.

Contoh kalimat hope:
  • I hope she likes the flowers. (Saya berharap ia suka bunganya.)
  • I hope the bus comes soon. (Saya berharap bus tiba segera.)
  • I hope you feel better tomorrow. (Saya harap kau merasa lebih baik besok.)
  • I hope you are fine there. (Saya harap kau baik-baik saja di sana.)
  • We must hope for the best. (Kita harus berharap untuk yang terbaik.)
Perbedaan Penggunaan Hope dan Wish Dalam Bahasa Inggris Disertai Contohnya  Perbedaan Penggunaan Hope dan Wish Dalam Bahasa Inggris Disertai Contohnya

Penggunaan Wish
Nah kalau penggunaan wish ini merupakan kebalikan dari hope di atas, yaitu untuk menyatakan impian yang tidak sanggup terwujud, tidak mungkin terjadi, atau setidaknya sangat-sangat sulit terjadi. Seperti halnya hope, wish juga sanggup difungsikan sebagai verb maupun sebagai noun.
Advertisement




Contoh kalimat wish:
  • The boys wish they could go to Hawaii. (Anak-anak berharap mereka sanggup pergi ke Hawaii.)
  • She wishes she were here now. (Dia berharap ia ada di sini sekarang.)
  • Mary wishes she were a movie star. (Mary berharap ia ialah bintang film.)
  • I wish I had a big car. (Saya berharap aku mempunyai kendaraan beroda empat besar.)
  • I wish you would stop smoking. (Saya berharap kau akan berhenti merokok.)
Yang perlu kau perhatikan, setiap orang mempunyai evaluasi sendiri-sendiri dan sangat mungkin berbeda, jadi saat kau menganggap sesuatu hal sangat mungkin terjadi sanggup saja orang lain menganggap sebaliknya dan menentukan memakai wish daripada hope.

Jadi, saat orang lain memakai wish untuk mengungkapkan impian yang berdasarkan kau seharusnya memakai hope, jangan disalahkan alasannya itulah perbedaan evaluasi setiap orang. Sekarang tanyalah kepada kawan-kawan kalian, seberapa mungkin mereka akan menjadi presiden? Pasti bervariasi ada yang bilang sangat mungkin, tidak yakin, sangat tidak mungkin, mustahil, dan sebagainya.

Kecuali kalau itu memang fakta, menyerupai mengharapkan orang yang sudah mati untuk hidup kembali, orang berumur 30 tahun berharap mempunyai umur 20 kembali, insan berharap menjadi tuhan, dan sebagainya, tentu untuk hal tersebut semua orang akan setuju bahwa itu sangatlah tidak mungkin.
----
Oke ya, itulah ulasan perihal perbedaan penggunaan hope dan wish dalam bahasa inggris disertai contohnya. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu meningkatkan pemahaman serta wawasan kalian semuanya. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan hingga jumpa.

Monday, April 2, 2012

Perbedaan Sapaan Mr, Mrs, Miss, Dan Ms Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Sapaan Mr, Mrs, Miss, dan Ms Dalam Bahasa Inggris – Kalau kalian komunikasi memakai bahasa indonesia, tentunya sering memakai sapaan mas, mbak, dek, om, tante, bapak, ibu, dan sebagainya, dan sapaan tersebut akan kalian gunakan sesuai dengan siapa kalian menyapa/berbicara, betul tidak? Sama halnya dengan sapaan bahasa indonesia, dalam bahasa inggris pun akan diubahsuaikan dengan siapa kalian menyapa.

Dalam bahasa inggris, dikenal sapaan berupa Mr, Mrs, Miss, dan Ms, keempat sapaan tersebut sudah terperinci penggunaannya akan berbeda. Hati-hati, kalau kalian salah memakai sapaan, bisa jadi orang yang kalian sapa tersebut akan marah. Contoh, kalau dalam bahasa indonesia, seorang pria akan murka dikala kalian panggil mbak atau tante, seorang gadis mungkin akan murka atau tersinggung dikala kalian panggil dengan sapaan tante atau ibu.

Nah, begitu pula dalam bahasa inggris di mana kalian musti hati-hati dikala memakai sapaan Mr, Mrs, Miss, dan Ms. Namun perlu digaris bawahi pula, tidak menyerupai dalam bahasa indonesia, sapaan bahasa inggris tersebut bersifat formal, artinya kebanyakan hanya dipakai di forum pendidikan, institusi formal, undangan, atau dikala berbicara/menyebut nama orang terhormat, dan sebagainya.

Nah, agar semuanya jelas, kita pribadi saja pada pokok pembahasan. Berikut ulasannya:

Sebelumnya, baca juga: Bedanya shop dan store.

 Kalau kalian komunikasi memakai bahasa indonesia Perbedaan Sapaan Mr, Mrs, Miss, dan Ms Dalam Bahasa Inggris

Penggunaan Mr. (Dibaca Miste;)
Sapaan Mr. mempunyai arti tuan/bapak, dan hanya dipakai untuk menyapa pria saja. Biasanya penggunaannya diletakkan di depan nama keluarga, jadi contohnya namanya James Bond maka akan disapa Mr. Bond. Tidak semua pria pantas kalian panggil dengan sapaan Mr alasannya yaitu hanya dipakai pada hal-hal tertentu saja, contohnya kalian menyapa guru laki, dosen laki, menulis ajakan dan email kepada orang laki-laki, menyapa pejabat pemerintah, kepada orang yang bener-bener dihormati dan lebih tua, dan sebagainya.

Kalau kalian menyapa teman dekat dengan suplemen Mr, mereka biasanya akan menolak keras, pasalnya memang akan sangat aneh. Walaupun teman kalian lebih bau tanah sekalipun, jangan pernah memanggilnya dengan Mr, cukup namanya saja.

Contoh penggunaan Mr.:
  • Mr. Brown is my teacher.
  • Mr. Derick was nominated for mayor.
  • May I speak to Mr. Jack?
  • Let me introduce you to Mr. Murata.
Penggunaan Mrs. (Dibaca Misez)
Mrs artinya yaitu nyonya, penggunaan Mrs sama dengan penggunaan Mr, hanya saja Mrs hanya dipakai untuk perempuan yang sudah menikah, kalau perempuan tersebut belum menikah jangan dipanggil dengan Mrs, bisa jadi ia akan murka atau tersinggung. Mirip sekali dengan Mr, tidak semua perempuan menikah pantas kalian panggil dengan Mrs, kalau sudah bersahabat ngapain dipanggil Mrs. Cukup untuk guru, dosen, orang terhormat, dan sebagainya saja.
Advertisement




Untuk peletakannya, dikala dipakai letakkan Mrs di depan nama keluarga suaminya/ nama belakang suaminya. Misalnya gini, ada perempuan berjulukan Kate Madison dan menikah dengan James Bond, maka untuk perempuan tersebut sapaannya menjadi Mrs. Bond, bukan Mrs. Madison.

Contoh penggunaan Mrs:
  • Good morning Mrs. Marsh!
  • Mrs. Raynold had been like second parent to Carmen since she was a child.
  • Mrs. Harzt is my favorite lecturer.
Penggunaan Miss (Dibaca Mis)
Berbeda dengan Mrs, kalau miss artinya nona, ini dipakai untuk perempuan yang belum menikah. Saya jamin, kalau kalian memanggil perempuan belum menikah dengan Mrs, niscaya orangnya akan sangat tersinggung. Akan tetapi, untuk perempuan muda yang sudah menikah, dalam beberapa perkara bisa dipanggil dengan Miss alasannya yaitu sapaan miss ini mencerminkan umur yang masih muda. Contohnya guru atau dosen yang masih muda banget, baik sudah menikah maupun belum menikah bisa dipanggil dengan Miss.

Sama dengan sapaan lainnya, Miss juga hanya untuk suasana formal, peletakannya pun di depan nama keluarga.

Contoh penggunaan Miss:
  • Miss. Tania is an Auditor.
  • Miss. Robin goes to work at 9:00 a.m.
  • Miss Tria’s company was very successful.
Penggunaan Ms. (Dibaca Mez)
Ini artinya yaitu nyonya atau bisa juga nona, bisa dipakai untuk perempuan yang sudah menikah maupun belum, baik muda maupun tua. Kalau tadi Miss bisa dipakai pula untuk perempuan menikah namun harus masih muda, kalau Ms ini bisa dipakai untuk perempuan yang sudah maupun belum menikah baik muda maupun tua.

Ms lebih kondusif dipakai dikala kalian gres pertama kali berbicara dengan seseorang alasannya yaitu kalian belum tau statusnya. Ms juga biasa dipakai untuk perempuan bau tanah yang belum menikah.

Catatan Kaki
Bagaimana dengan janda, harus pakai apa? Well, ini tergantung dengan si janda tersebut, beberapa perempuan ada yang ingin dipanggil dengan Ms ataupun dengan Mrs. Ketika suaminya meninggal, ada beberapa perempuan yang masih menginginkan untuk disapa dengan Mrs dikuti nama belakang suaminya. Namun, untuk perempuan yang bercerai, kebanyakan ingin dipanggil dengan Mrs diikuti dengan nama keluarganya, bukan nama belakang suaminya.

Oh iya hampir lupa, dikala memakai sapaan dalam bahasa inggris tersebut baik Mr, Mrs, Miss, dan Ms, kalian wajib menambahkan namanya, jadi dilarang memanggil hanya Mr. doang, hanya Mrs saja, musti ditambah namanya menyerupai yang dicontohkan di atas.

Selanjutnya: Perbedaan penggunaan hope dan wish.
----
Oke ya, mungkin itu saja ulasan dari aku perihal perbedaan penggunaan Mr, Mrs, Miss, dan Ms. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu meningkatkan kemampuan bahasa inggris kalian. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan hingga jumpa lagi.

Thursday, March 15, 2012

Perbedaan Penggunaan Kata Exit Dan Quit Beserta Pola Kalimatnya

Perbedaan Penggunaan Kata Exit dan Quit Beserta Contoh Kalimatnya – Seperti yang kalian ketahui juga, dalam bahasa inggris itu enggak hanya sulit dalam menyusun kata-kata, tapi juga sulit untuk menentukan kata yang harus digunakan. Pada banyak kesempatan, selalu ada saja yang menciptakan bingung, mau pakai kata apa? Khususnya kata yang sering dipakai dan mempunyai arti serta penggunaan yang hampir sama.

Salah satunya ialah kata antara exit dan quit ini, sekilas dilihat niscaya akan menimbulkan kebingungan untuk dipakai pada kondisi tertentu. Tapi benarkah begitu? Sebenarnya jikalau kalian telaah lebih dalam, kedua kata tersebut sangat nampak perbedaannya, bahkan bagi saya tidak ada mirip-miripnya dalam hal fungsi dan kegunaannya.

Kok bisa? Ya emang bisa, coba deh kali simak penjelasannya berikut ini, sehabis nyimak penjelasannya kalian nanti juga akan paham kok. Selamat menikmati klarifikasi berikut:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan shop dan store.

Perbedaan Penggunaan Kata Exit dan Quit Beserta Contoh Kalimatnya Perbedaan Penggunaan Kata Exit dan Quit Beserta Contoh Kalimatnya
Penggunaan Quit
Kata quit ini jangan hanya di artikan sebagai “berhenti” ya kawan-kawan, alasannya ialah kata quit ini intinya mempunyai arti “bebas” atau dapat juga diartikan “meninggalkan sesuatu”. Nah, pada kehidupan sehari-hari, kara quit ini lebih sering diartikan “meninggalkan” dan “berhenti” daripada diartikan “bebas”. Pada kenyataannya, orang-orang lebih sering memakai kata free untuk mengungkapkan maksud bebas.

Kalau quit lebih sering diartikan dengan “meningkalkan”, kemudian apa bedanya dengan leave. Nah untuk perbedaannya ini akan saja jelaskan lain waktu saja ya, alasannya ialah nanti dapat terlalu panjang. Selain menyerupai dengan leave, sebetulnya quit ini juga hampir menyerupai dengan kata stop. Tapi menyerupai yang sudah saya katakan, perbedaannya akan saya berukan di lain waktu. Kini kita kembali fokus ke perbedaan quit dan exit terlebih dahulu.
Advertisement




Beberapa pola kalimat memakai kata quit:
  • He quit teaching after five years. (Dia berhenti mengajar sehabis lima tahun.)
  • Many workers are quitting because of poor pay. (Banyak pekerja yang berhenti alasannya ialah honor yang rendah.)
  • She hates her job and she's thinking about quitting. (Dia membenci pekerjaannya dan beliau berpikir untuk meninggalkannya.)
  • She quit college after one semester. (Dia meninggalkan dingklik kuliah sehabis satu semester.)
Penggunaan Exit
Kalau tadi quite berarti berhenti/meninggalkan/bebas, sangat berbeda dengan exit. Exit ialah sebuah tanda, yaitu tanda untuk keluar. Lebih mudah, exit berarti jalan keluar atau pintu keluar, atau dapat juga diartikan “pintu”. Kalau digedung atau di parkiran misalnya, kalian niscaya sering melihat kata exit ini kan. Tidak hanya itu saja, exit ini juga sering diartikan sebagai tanda untuk jalur penyelamatan bencana, jalan darurat, dan sebagainya yang berkaitan dengan jalan keluar.

Contoh kalimat memakai kata exit:
  • She slipped out by the rear exit. (Dia menyelinap keluar dari pintu belakang.)
  • We have to have a emergency exit sign over the door in case of fire. (Kita harus mempunyai tanda pintu darurat di depan pintu jikalau terjadi kebakaran.)
  • The blonde walked out of the room and toward the exits of the building. (Si pirang keluar dari ruangan dan menuju pintu keluar gedung.)
  • He left the courtroom through a rear exit to avoid a journalist. (Dia meninggalkan ruang sidang melalui pintu belakang untuk menghindari wartawan.)
  • The main doorway downstairs was the only exit for the whole building. (Pintu utama di lantai bawah ialah satu-satunya jalan keluar untuk seluruh bangunan.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan kata hope dan wish.
-----
Oke ya, itulah sedikit pembahasan perihal perbedaan penggunaan kata exit dan quit. Semoga pembahasan di atas bermanfaat dan menjadi solusi atas kebingungan kalian semuanya. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan sampa jumpa lagi.

Saturday, March 3, 2012

Perbedaan Penggunaan Kata Dilema Dan Trouble Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan Kata Problem dan Trouble Dalam Bahasa Inggris – Kedua kata ini memang mempunyai makna yang sangat mirip, jangankan untuk yang lagi berguru bahasa inggris, untuk yang sudah jago aja kedua kata ini saya yakin masih sering tertukar penggunaannya. Walau begitu, semakin seseorang jago berbahasa inggris, maka akan semakin sanggup mencicipi perbedaan kata problem dan trouble ini.

Yap, perlu diakui ya bahwa untuk memahami sepenuhnya perbedaan kedua kata ini memang diharapkan adaptasi dan pengalaman bahasa inggris. Tapi jangan kuatir juga jikalau kalian masih dalam tahap awal pembelajaran, sebab semuanya memang perlu diawali.

Nah, bagi kalian yang ingin mencoba untuk mengetahui perbedaan penggunaan kata problem dan trouble, silahkan menyimak ulasannya di bawah ini, ulasannya akan saya lengkapi dengan beberapa teladan kalimatnya semoga kalian lebih gampang dalam memahami:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan kata Exit dan Quit.

Perbedaan Penggunaan Kata Problem dan Trouble Dalam Bahasa Inggris Perbedaan Penggunaan Kata Problem dan Trouble Dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Kata Problem
Problem merupakan kata yang dipakai untuk mengungkapkan sesuatu persoalan yang terjadi, kemudian mengaitkan/mencari/memikirkan sebuah solusi dari permasalahan tersebut. Jadi, problem ini sempurna kalian gunakan untuk mengungkap persoalan dimana di ketika itu juga kalian sedang membutuhkan solusinya.

Begitu juga jikalau subjeknya ialah orang atau pihak lain, jikalau yang dipakai ialah kata problem maka kalian sanggup mengartikan bahwa orang atau pihak tersebut perlu solusi, atau permasalahannya perlu segera di selesaikan. Itu jikalau kalimatnya dalam bentuk positif, jikalau kalimatnya negatif maka sebaliknya ya, subjek tidak memerlukan solusi sebab memang tidak ada persoalan ataupun persoalan sudah terpecahkan.

Sebagai contoh:
  • He has chronic health problems. (Dia mempunyai persoalan kesehatan yang kronis.)
  • We didn't have any problems getting here. (Kami tidak mempunyai persoalan di sini.)
  • Mosquitoes are a problem in the summer. (Nyamuk ialah persoalan di isu terkini panas.)
  • We have to find a way to solve this problem. (Kita harus menemukan cara untuk mengatasi persoalan ini.)
  • There are a few problems with your argument. (Ada beberapa persoalan dengan argumen Anda.)
  • The company is having financial problems. (Perusahaan mengalami persoalan keuangan.)
Penggunaan Kata Trouble
Jika tadi problem ialah ungkapan persoalan yang bersahabat dikaitkan dengan solusi, trouble sendiri juga untuk mengungkapkan persoalan yang dikaitkan dengan perasaan negatif. Bentuk dari perasaan negatif ini banyak, misalnya sesuatu yang menciptakan tidak tenang, tidak nyaman, khawatir, dan sebagainya.

Bedanya lagi antara problem dan trouble adalah, trouble tidak terlalu dikaitkan dengan mencari solusi, atau sanggup dibilang solusinya tidak urgent dibutuhkan.

Karena trouble ini jarang dipakai untuk mengungkapkan persoalan yang membutuhkan solusi, tidak jarang kata ini dipakai untuk memperolok/bercanda/basa basi, atau untuk mengabarkan/menyebar isu perihal suatu permasalahan yang terjadi.

Contoh kalimatnya:
  • The new system is giving me trouble. (Sistem gres ini memberi saya masalah.)
  • He had no trouble finding a new job. (He had no trouble finding a new job.)
  • When the new CEO arrived, the company was in trouble. (When the new CEO arrived, the company was in trouble.)
  • She got into trouble with her credit cards. (Dia menerima persoalan dengan kartu kreditnya.)
  • He never obeys his elders and often gets into trouble. (Dia tidak pernah mematuhi orang renta dan sering menerima masalah.)
  • It seems he is in trouble. (Sepertinya ia dalam masalah.)
  • Why do you want to trouble him? (Kenapa kau mau merepotkan dia?)
  • She is the cause of the whole trouble. (Dia ialah penyebab dari keseluruhan masalah.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan shop dan store.
-----
Oke ya, itulah ulasan perihal perbedaan penggunaan kata problem dan trouble dalam bahasa inggris. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan menambah ilmu bagi kalian semuanya. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan hingga jumpa lagi pada bahan selanjutnya.

Friday, March 2, 2012

Perbedaan Penggunaan Kata Over Dan Above Dalam Bahasa Inggris Disertai Pola Kalimatnya

Perbedaan Penggunaan Kata Over dan Above Dalam Bahasa Inggris Disertai Contoh Kalimatnya – Halo teman-teman semuanya, sudah lebih dari satu tahun saya tidak menulis artikel di blog ini. Dan entah kenapa saya tiba-tiba engin sekali menulis lagi, dan tentunya ada ilmu yang akan saya bagi kepada kalian. Sesuai judulnya, kali ini kita akan membahas perbedaan penggunaan kata over dan above.

Alasan yang menciptakan gundah antara penggunaan over dan above ialah alasannya kedua kata tersebut dapat diartikan dalam bahasa indonesia secara umum sebagai “di atas”. Memang benar, kedua kata tersebut dalam beberapa kondisi dapat saling menggantikan, namun dalam kondisi tertentu juga kata over dan above tidak dapat saling menggantikan dan maknanya dapat sangat jauh.

Jadi, mengetahui letak perbedaannya sangatlah penting. Tapi tidak perlu risau, kalian dapat mempelajarinya dengan mudah. Saya akan mencoba menjelaskannya kepada kalian dengan bahasa yang paling gampang dipahami, berikut penjelasannya:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan kata exit dan quit dalam bahasa inggris.
Perbedaan Penggunaan Kata Over dan Above Dalam Bahasa Inggris Disertai Contoh Kalimatnya Perbedaan Penggunaan Kata Over dan Above Dalam Bahasa Inggris Disertai Contoh Kalimatnya
Penggunaan Kata Over dan Above Sebagai Adverb
Kata Over
Dalam penggunaannya sebagai adverb (kata keterangan), kata over dipakai untuk menyiratkan sebuah perpindahan (atau perintah untuk memindahkan/menyerahkan) dari satu lokasi atau posisi ke lokasi/posisi lainnya. Dan kata over dalam hal ini tidak harus bermakna “di atas”.

Contoh Kalimat:
  1. We climbed over the fence. (Kami memanjat pagar.)
  2. She leaned over to see what I had written. (Dia membungkiu untuk melihat apa yang telah saya tulis.)
  3. I knocked over a glass of water. (Aku menjatuhkan segelas air.)
  4. The baby is learning to roll over. (Bayi itu sedang berguru berguling.)
  5. He moved over to make room for us. (Dia pindah untuk menawarkan ruang untuk kita.)
  6. Would you come over here for minute? (Apakah kau akan tiba ke sini sebentar?)
  7. I know you have the key. Hand it over, please! (Aku tahu kau mempunyai kuncinya. Tolong serahkan!)
Kata Above
Sedangkan penggunaan kata above untuk kata keterangan ialah untuk menyiratkan sebuah lokasi. Kata above dikala dipakai sebagai adverb ini lebih sering bermakna ‘di atas”.

Contoh kalimat:
  1. We lay on our backs and looked at the clouds above. (Kami berbaring telentang dan melihat awan di atas.)
  2. Some children are fascinated by the moon and the stars above. (Beberapa anak terpesona oleh bulan dan bintang-bintang di atas.)
  3. The maze looks like person’s face when viewed from above. (Labirin itu terlihat ibarat wajah seseorang jikalau dilihat dari atas.)
  4. You can send to us at the address shown above. (Kamu dapat kirim kepada kami ke alamat yang tertera di atas.)
Penggunaan Kata Over dan Above Sebagai Preposition
Nah, kalau penggunaan kata over dan above sebagai preposition ini keduanya dapat saling menggantikan hanya untuk mengungkapkan sebuah daerah yang lebih tinggi dan juga sesuatu yang lebih dari lainnya. Walaupun dapat saling menggantikan, kata over lebih umum digunakan. Tapi jikalau ada yang memakai above juga tidak dapat disalahkan. Saran saya, jikalau dipakai dalam karya ilmiah, maka gunakan kata over.
Advertisement



Contoh kalimat:
Menunjukkan daerah yang lebih tinggi
  1. A light hangs over/above the table. (Sebuah lampu menggantung di atas meja.)
  2. He raised his arms over/above his head. (Dia mengangkat lengannya ke/di atas kepalanya)
  3. She rents an apartment over/above a bookstore. (Dia menyewa sebuah apartemen (yang ada) di atas toko buku.)
Menunjukkan makna “lebih dari”
  1. The movie is suitable fol children over/above 15 years old. (Film ini cocok untuk belum dewasa di atas 15 tahun.)
  2. We’ve been having temperatures over/above 90 degrees Fahrenheit. (Kami telah mengalami suhu di atas 90 derajat Fahrenheit.
  3. I value time over/above money. (Saya menghargai waktu di atas (melebihi) uang.)
Pengecualian
Ketika kita akan membicarakan sebuah suhu dalam kaitannya dengan nol atau rata-rata, kita hanya memakai above dan tidak dapat memakai over.

Contoh:
  1. It was 3 degress above zero. (Itu 3 derajat di atas nol.)
Lebih Banyak Contoh Kalimat Menggunakan Kata Over dan Above
Contoh kalimat dengan kata over:
  • What are you doing over here? (Apa yang kau lakukan di sini?)
  • I don’t want a shadow hanging over him. (Aku tidak ingin sebuah bayangan menggantung di atas dia.)
  • He pulled the undershirt over his head before running. (Dia menarik kaos di atas kepalanya sebelum berlari.)
  • She rolled over and rose up on an elbow. (Dia berguling dan bangun dengan siku.)
  • The wall’s too high for us to climb over. (Temboknya terlalu tinggi untuk kita panjat.)
  • She has food left over. (Dia mempunyai sisa makanan.)
  • Can I sleep over? (Bisakah saya tidur?)
  • We have a big lead over the others. (Kami mempunyai keunggulan besar atas yang lain.)
  • It costs over 5 dollars. (Harganya lebih dari 5 dolar.)
  • He towered over us. (Dia menjulang di atas kita.)
Contoh kalimat dengan kata above:
  • My answer is none of the above. (Jawaban saya tidak ada di atas.)
  • Please refer to the above paragraph. (Silahkan merujuk ke paragraf di atas.)
  • I could see smoke above the trees. (Saya dapat melihat asap di atas pohon-pohon.)
  • Water was leaking from above. (Air bocornya dari atas.)
  • Her grades are above average. (Nilainya di atas rata-rata.)
  • The birds were sitting above on the power lines. (Burung-burung itu duduk di atas kabel listrik.)
Selanjutnya: Perbedaan penggunaan shop dan store dalam bahasa inggris.
----
Oke ya, itulah klarifikasi dari saya terkait dengan perbedaan penggunaan kata over dan above yang juga telah saya berikan rujukan kalimatnya. Semoga klarifikasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan kalian semuanya. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Sunday, February 26, 2012

Perbedaan Penggunaan Whoever Dan Whomever Dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan WHOEVER dan WHOMEVER Dalam Bahasa Inggris – Dua kata yaitu whoever dan whomever ini penggunaannya terbilang cukup membingungkan, juga sedikit sukar dibedakan bila tidak mengetahui inti dari cara penggunaannya.

Whoever dan whomever sama-sama mempunyai makna “siapapun” dalam bahasa Indonesia, juga sama-sama sebagai pronoun (kata ganti). Ketika kalian ingin berkata “kamu bebas mengundang siapapun” dalam bahasa inggris, kata whoever atau whomever yang akan kalian gunakan untuk mewakili kata “siapapun” di atas?

Persamaannya cukup jelas, namun perbedaan penggunaannya cukup sukar diketahui, benar? Oke jangan khawatir, bermula dari kebingungan inilah kalian nantinya akan menaikkan level kemampuan bahasa inggris. Nah, untuk memahami perbedaan penggunaan whoever dan whomever ini, silahkan simak baik-baik penjelasannya di bawah ini:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan penggunaan Him, His, Her.
Perbedaan Penggunaan WHOEVER dan WHOMEVER Dalam Bahasa Inggris Perbedaan Penggunaan WHOEVER dan WHOMEVER Dalam Bahasa Inggris
Subject dan Object Pronoun
Hal fundamental yang perlu kalian pahami terlebih dahulu yaitu bahwa whoever merupakan subject pronoun yang artinya kata ganti sebagai subjek, sedangkan whomever yaitu kebalikannya yaitu sebagai object pronoun yang artinya kata ganti sebagai objek.

Hal di atas sama halnya dengan penggunaan I, he, she, they, dan we sebagai subjek, serta me, him, her, them, dan us sebagai objek.
I/he/she/we/they = Whoever
Me/him/her/us/them = Whomever
Melihat persamaan tersebut, bila kalian akan menyampaikan “kamu bebas mengundang siapapun” ibarat yang saya tanyakan di atas, kira-kira kalian akan memakai whoever atau whomever? Cara jawabnya sangat mudah, gunakan persamaan di atas!

Pertama, kalian artikan ke dalam bahasa inggris dulu kalimat tersebut dan gantilah “siapapun” menjadi I/he/she/we/they atau Me/him/her/us/them. Yang benar tentu diganti menjadi object pronoun alasannya yaitu kata “siapapun” merupakan objek. Makara ibarat ini:
You’re free to Invite them
Bukan
You’re free to invite they
Jadi, penggunaan whoever atau whomever dalam kalimat tersebut, yang benar yaitu memakai whomever. Makara ibarat ini:
You’re free to invite whomever
Bukan
You’re free to invite whoever
Cara Penggunaan Whoever dan Whomever
Oke, di atas yaitu pemahaman dasar bagaimana penggunaan whoever dan whomever dalam bahasa inggris. Dalam kenyataannya, penggunaan whoever dan whomever tidak selalu semudah pola di atas. Sekarang perhatikan kalimat di bawah ini dan tentukan apakah memakai whoever atau whomever:
  1. Budi talks about his job with whoever/whomever will listen.
  2. Dian will work on the project with whoever/whomever you suggest.
  3. Whoever/whomever wins the lottery will become a millionaire.
  4. Whoever/whomever you elect will serve a four-year term.
Penggunaan whoever dan whomever yang sempurna pada kalimat di atas yaitu sebagai berikut:
  1. Budi talks about his job with whoever will listen.
  2. Dian will work on the project with whomever you suggest.
  3. Whoever wins the lottery will become a millionaire.
  4. Whomever you elect will serve a four-year term.
Advertisement



Gimana, kalian betul menjawab semuanya? Jika kalian betul semua maka kalian sudah hebat, tidak perlu membaca klarifikasi dari saya lagi. Tapi bila kalian menjawab betul tanpa dasar, atau masih ada yang salah, atau bahkan salah semua, kalian perlu lanjut membaca klarifikasi dari saya. Berikut penjelasannya:

Cara jawabnya sederhana saja, masih memakai subjek dan objek ibarat sebelumnya. Hanya saja, di sini kalian butuh lebih banyak imajinasi. Pertama, bila whoever atau whomever harus dipakai di tengah kalimat, maka jadikan dua dulu kalimat tersebut, 1 sebelum whoever/whomever dan 1 lagi setelahnya. Buat kalimat dari cuilan tersebut dengan objek atau subjek yang memungkinkan.

Rumusnya ibarat ini, bila kalimat 1 pakai objek dan kalimat 2 memakai subjek maka yang benar yaitu memakai whoever. Dan bila kalimat 1 pakai objek dan kalimat 2 juga pakai objek, maka memakai whomever. Singkatnya, objek + subjek = whoever, dan objek + objek = whomever.

Misalnya, pada pola kalimat di atas:

Budi talks about his job with whoever/whomever will listen.
Kalimat 1: Budi talks about his job with him (objek)
Kalimat 2: He will listen (subjek)

Dian will work on the project with whoever/whomever you suggest.
Kalimat 1: Dian will work on the project with them (objek)
Kalimat 2: You suggest us (objek)

Oke, terang ya? Pokoknya buat kalimat 1 dan 2 memakai objek atau subjek yang memungkinkan bisa menjadi kalimat yang baik dan benar. Mainkan imajinasimu, mau pakai i/he/she/we/they atau me/her/him/us/them itu terserah kamu.

Nah, itu kalau whoever/whomever di tengah, kalau di depan gimana? Prinsipnya sama, buat kalimat yang memungkinkan pakai subjek atau objek, hanya saja kalian cuma perlu buat satu kalimat, bila subjek maka pakai whoever dan bila objek pakai whomever. Contohnya:

Whoever/whomever wins the lottery will become a millionaire.
Kalimat yang memungkinkan: I win the lottery (subjek)

Whoever/whomever you elect will serve a four-year term.
Kalimat yang mungkin: You elect him (objek)

Penggunaan Secara Informal
Nah, di atas yaitu penggunaan whoever dan whomever dalam bahasa inggris dimana penggunaannya secara formal, artinya sudah sesuai grammar yang baik dan benar. Walaupun, sering juga whoever dipakai untuk menggantikan penggunaan whomever. Ini bisa dilakukan dan sering terjadi, tapi penggunaannya tidak formal alias informal, hanya cocok dipakai untuk komunikasi sehari-hari dengan teman atau kerabat. Tidak cocok bila dipakai untuk karya ilmiah, surat menyurat, dan kegiatan formal lainnya.

Lebih Banyak Contoh Kalimat
  1. Agung donates his time to whoever needs it most.
  2. Give the information to whoever request it.
  3. Whoever is in charge over there?
  4. I will speak to whoever answers the phone.
  5. I am happy with whoever wins.
  6. Whoever they are, I like their confidence.
  7. I will hire whomever I can find.
  8. Please invite whomever you choose.
  9. Whomever Dian marries is none of our business.
  10. I am eager to work with whomever Agung selects as my partner.
  11. I will be glad to meet whomever Budi introduces me to.
Selanjutnya:
- Contoh soal Whoever dan Whomever.
Perbedaan penggunaan Over dan Above.
----
Oke ya kawan-kawan, itulah klarifikasi dari saya terkait perbedaan penggunaan whoever dan whomever. Semoga klarifikasi di atas bermanfaat dan membantu meningkatkan kemampuan bahasa inggris kalian. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.